At-Taubah (Pengampunan) Ayat 95

Bacaan

TopikOrang-orang yang Tidak Ikut Berperang (Ayat 81-96)

سَيَحْلِفُونَ بِاللَّهِ لَكُمْ إِذَا انْقَلَبْتُمْ إِلَيْهِمْ لِتُعْرِضُوا عَنْهُمْ ۖ فَأَعْرِضُوا عَنْهُمْ ۖ إِنَّهُمْ رِجْسٌ ۖ وَمَأْوَاهُمْ جَهَنَّمُ جَزَاءً بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ

(9:95) Mereka akan bersumpah kepadamu dengan nama Allah, ketika kamu kembali kepada mereka, agar kamu berpaling dari mereka. Maka berpalinglah dari mereka; karena sesungguhnya mereka itu berjiwa kotor dan tempat mereka neraka Jahanam, sebagai balasan atas apa yang telah mereka kerjakan.

Asbabun Nuzul

Ada sekitar delapan puluh orang yang absen mengikuti Perang Tabuk. Ketika Nabi pulang ke Madinah, mereka mengungkapkan alasan masing-masing; kebanyakan darinya bohong dan dibuat-buat. Rasulullah tetapmenerima alasan-alasan itu dan menyerahkan keputusan kepada Allah.Inilah yang menjadi sebab turunnya ayat di atas. (Sumber: Asbabun Nuzul - Muchlis M. Hanafi)

Cacat Logika

Poisoning the Well: Mereka yang tidak ikut berperang dicap 'najis' sehingga argumen atau alasan mereka pun dianggap tidak layak didengar.

Moral

Dehumanisasi melalui Konsep Kenajisan: Menyebut orang munafik sebagai 'rijs' (najis/kotor) adalah penggunaan konsep ritual untuk mendiskreditkan kelompok manusia — dehumanisasi berbasis kesucian yang mengarah pada isolasi dan pengucilan sosial.