At-Taubah (Pengampunan) Ayat 86

Bacaan

TopikOrang-orang yang Tidak Ikut Berperang (Ayat 81-96)

وَإِذَا أُنْزِلَتْ سُورَةٌ أَنْ آمِنُوا بِاللَّهِ وَجَاهِدُوا مَعَ رَسُولِهِ اسْتَأْذَنَكَ أُولُو الطَّوْلِ مِنْهُمْ وَقَالُوا ذَرْنَا نَكُنْ مَعَ الْقَاعِدِينَ

(9:86) Dan apabila diturunkan suatu surah (yang memerintahkan kepada orang-orang munafik), "Berimanlah kepada Allah dan berjihadlah bersama rasul-Nya, "niscaya orang-orang yang kaya dan berpengaruh di antara mereka meminta izin kepadamu (untuk tidak berjihad) dan mereka berkata, "Biarkanlah kami berada bersama orang-orang yang duduk (tinggal di rumah)."

Cacat Logika

Classist Assumption about Wealth and Faith: Mengkritik orang kaya yang meminta izin tidak berperang secara spesifik mengasumsikan bahwa kekayaan secara inherent berkorelasi dengan kemampuan dan kewajiban militer.

Moral

Klasisme Terbalik: Orang kaya yang meminta izin tidak berperang dikecam secara khusus, menyiratkan bahwa kemakmuran seharusnya meningkatkan kewajiban militer. Ini adalah penggunaan tekanan sosial berlapis untuk memaksa partisipasi dalam perang.