At-Taubah (Pengampunan) Ayat 80

Bacaan

TopikKarakter Orang-orang Munafik dan Beriman (Ayat 71-80)

اسْتَغْفِرْ لَهُمْ أَوْ لَا تَسْتَغْفِرْ لَهُمْ إِنْ تَسْتَغْفِرْ لَهُمْ سَبْعِينَ مَرَّةً فَلَنْ يَغْفِرَ اللَّهُ لَهُمْ ۚ ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ كَفَرُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ ۗ وَاللَّهُ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الْفَاسِقِينَ

(9:80) (Sama saja) engkau (Muhammad) memohonkan ampunan bagi mereka atau tidak memohonkan ampunan bagi mereka. Walaupun engkau memohonkan ampunan bagi mereka tujuh puluh kali, Allah tidak akan memberi ampunan kepada mereka. Yang demikian itu, karena mereka ingkar (kafir) kepada Allah dan Rasul-Nya. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik.

Kritik

(9:80) Manuskrip Sana'a menggunakan partikel negasi yang berbeda, yaitu la, untuk menggantikan partikel lan pada teks standar Utsmani. Menurut analisis filologi, perbedaan ini menunjukkan adanya variasi dalam penekanan gramatikal pada masa awal transmisi lisan. (Tidak dicantumkan)

Moral

(9:80): Menutup pintu empati dan pengampunan secara mutlak, di mana Tuhan menegaskan tidak akan mengampuni mereka yang ingkar meskipun nabi memohonkan ampunan hingga tujuh puluh kali.

Kontradiksi

QS 9:80 menyatakan meskipun Muhammad memohon ampun 70 kali untuk orang munafik, Allah tidak akan mengampuni mereka. Bertentangan dengan QS 39:53 yang menyatakan Allah mengampuni semua dosa. Apakah rahmat Allah ada batasnya atau tidak?