Bacaan
Asbabun Nuzul
Ayat ini turun saat Perang Tabuk, ketika orang-orang munafik mengobrol sambil mengendarai unta dan mengejek para sahabat Nabi dengan sebutan "orang-orang berperut buncit, pembohong, dan pengecut di medan perang". Ketika ditegur oleh Nabi, mereka bersumpah bahwa mereka hanya sedang bercanda dan bermain-main untuk mengusir kebosanan di jalan. (Sumber: Asbab Al-Nuzul - Al-Wahidi) Pada Perang Tabuk seorang munafik mengolok-olok sebagian sahabat yang dikenal sebagai orang saleh. Ketika Rasulullah mengetahui hal itu, beliau lalu meminta penjelasan dari orang tersebut. Ia pada akhirnyamengaku bahwa ucapan itu hanya sekadar gurauan dan candaan. Ayat initurun berkaitan dengan peristiwa tersebut. (Sumber: Asbabun Nuzul - Muchlis M. Hanafi)
TopikPembagian Zakat dan Kritik terhadap Nabi (Ayat 60-70)
وَلَئِنْ سَأَلْتَهُمْ لَيَقُولُنَّ إِنَّمَا كُنَّا نَخُوضُ وَنَلْعَبُ ۚ قُلْ أَبِاللَّهِ وَآيَاتِهِ وَرَسُولِهِ كُنْتُمْ تَسْتَهْزِئُونَ
Dan jika kamu tanyakan kepada mereka, niscaya mereka akan menjawab, "Sesungguhnya kami hanya bersenda gurau dan bermain-main saja." Katakanlah, "Mengapa kepada Allah, dan ayat-ayat-Nya serta Rasul-Nya kamu selalu berolok-olok?"

