At-Taubah (Pengampunan) Ayat 46

Bacaan

TopikSeruan untuk Berjihad dan Sindiran pada Orang-orang Munafik (Ayat 38-48)

وَلَوْ أَرَادُوا الْخُرُوجَ لَأَعَدُّوا لَهُ عُدَّةً وَلَٰكِنْ كَرِهَ اللَّهُ انْبِعَاثَهُمْ فَثَبَّطَهُمْ وَقِيلَ اقْعُدُوا مَعَ الْقَاعِدِينَ

(9:46) Dan jika mereka mau berangkat, niscaya mereka menyiapkan persiapan untuk keberangkatan itu, tetapi Allah tidak menyukai keberangkatan mereka, maka Dia melemahkan keinginan mereka, dan dikatakan (kepada mereka), "Tinggallah kamu bersama orang-orang yang tinggal."

Asbabun Nuzul

Ayat-ayat ini turun membongkar kebohongan orang-orang munafik (khususnya Abdullah bin Ubayy dan pengikutnya) yang sengaja mencari-cari alasan untuk tidak ikut Perang Tabuk. Mereka sengaja mundur perlahan dari barisan pasukan dan Allah menyatakan bahwa kehadiran mereka justru hanya akan membuat kekacauan.

Cacat Logika

Divine Determinism yang Kontradiktif: Allah secara aktif melemahkan keinginan orang munafik untuk berperang, namun mereka kemudian dihukum atas keengganan mereka. Jika Allah yang menyebabkan keengganan mereka, menghukum mereka atas hal itu adalah kontradiksi moral yang serius.

Kontradiksi

Kontradiksi Free Will vs Determinisme: Allah di sini secara aktif memanipulasi kehendak orang munafik, bertentangan dengan klaim Islam bahwa manusia memiliki free will dan bertanggung jawab atas pilihan mereka sendiri.