Bacaan
TopikSeruan untuk Berjihad dan Sindiran pada Orang-orang Munafik (Ayat 38-48)
إِنَّمَا يَسْتَأْذِنُكَ الَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَارْتَابَتْ قُلُوبُهُمْ فَهُمْ فِي رَيْبِهِمْ يَتَرَدَّدُونَ
(9:45) Sesungguhnya yang akan meminta izin kepadamu (Muhammad), hanyalah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian, dan hati mereka ragu, karena itu mereka selalu bimbang dalam keraguan.
Asbabun Nuzulmenurut Muchlis M. Hanafi
Ayat-ayat ini turun membongkar kebohongan orang-orang munafik (khususnya Abdullah bin Ubayy dan pengikutnya) yang sengaja mencari-cari alasan untuk tidak ikut Perang Tabuk. Mereka sengaja mundur perlahan dari barisan pasukan dan Allah menyatakan bahwa kehadiran mereka justru hanya akan membuat kekacauan.
Cacat Logika
Definisi yang tidak bisa dibantah (no true Scotsman). Yang meminta izin tidak berperang disebut orang yang tidak beriman kepada Allah dan hari akhir. Sekali penolakan perang dipasang sebagai tanda tidak beriman, tidak ada alasan menolak yang bisa dihitung sah.
Moral
Ayat 44-49: Orang yang meminta izin tidak ikut berperang disebut tidak beriman, hatinya ragu, dan berniat membuat kekacauan. Menolak ikut perang jadi tanda cacat batin, dan sesudah itu tidak ada cara menolak yang bisa disebut jujur.
Catatan Saya
Belum ada catatan untuk ayat ini.
Dukung Qurai
Dukung kerja sunyi di balik setiap tulisan.
Di balik tiap tulisan ada proses membaca, membandingkan, dan merapikan jejak. Setiap dukungan ikut menjaga proses itu tetap berjalan.

