Bacaan
Asbabun Nuzul
Ayat ini turun menenangkan paman Nabi, Al-Abbas bin Abdul Muthalib, yang menjadi tawanan di Badr dan merasa hartanya dirampas. Nabi mengetahui rahasia uang emas yang Abbas sembunyikan bersama istrinya (Umm Fadl) di Makkah, yang membuat Abbas akhirnya takjub dan bersyahadat. (Sumber: Asbab Al-Nuzul - Al-Wahidi) Ayat ini turun berkenaan dengan para tawanan Perang Badar, di antaranya al-‘Abbàs bin ‘Abdul-Muííalib, paman Nabi. Ketika Nabi menuntutnya membayar tebusan, ia menolak dan menyatakan diri telah masuk Islam.Namun demikian, Nabi bersikeras menuntut tebusan darinya. (Sumber: Asbabun Nuzul - Muchlis M. Hanafi)
TopikTawanan Perang dan Harta Rampasan (Ayat 67-71)
يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِمَنْ فِي أَيْدِيكُمْ مِنَ الْأَسْرَىٰ إِنْ يَعْلَمِ اللَّهُ فِي قُلُوبِكُمْ خَيْرًا يُؤْتِكُمْ خَيْرًا مِمَّا أُخِذَ مِنْكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ۗ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ
Wahai Nabi (Muhammad)! Katakanlah kepada para tawanan perang yang ada di tanganmu, "Jika Allah mengetahui ada kebaikan di dalam hatimu, niscaya Dia akan memberikan yang lebih baik dari apa yang telah diambil darimu dan Dia akan mengampuni kamu." Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.

