Bacaan
Asbabun Nuzul
Mula-mula pasukan muslim dilarang mundur meski jumlah pasukan lawan sepuluh kali lipat jumlah mereka. Allah kemudian menurunkan ayat ini untuk memberi mereka keringanan. Mereka diperkenankan mundurjika jumlah pasukan musyrik lebih dari dua kali lipat jumlah mereka. (Sumber: Asbabun Nuzul - Muchlis M. Hanafi)
TopikKetentuan Jumlah dalam Perang (Ayat 64-66)
الْآنَ خَفَّفَ اللَّهُ عَنْكُمْ وَعَلِمَ أَنَّ فِيكُمْ ضَعْفًا ۚ فَإِنْ يَكُنْ مِنْكُمْ مِائَةٌ صَابِرَةٌ يَغْلِبُوا مِائَتَيْنِ ۚ وَإِنْ يَكُنْ مِنْكُمْ أَلْفٌ يَغْلِبُوا أَلْفَيْنِ بِإِذْنِ اللَّهِ ۗ وَاللَّهُ مَعَ الصَّابِرِينَ
Sekarang Allah telah meringankan bagimu karena Dia mengetahui bahwa ada kelemahan padamu. Maka jika di antara kamu ada seratus orang yang sabar, niscaya mereka dapat mengalahkan dua ratus (orang musuh); dan jika di antara kamu ada seribu orang (yang sabar), niscaya mereka dapat mengalahkan dua ribu orang dengan izin Allah. Dan Allah beserta orang-orang yang sabar.
Contradiction
Kontradiksi Kekuatan Tempur Muslim: Ayat ini merevisi 8:65 — dari rasio 1:10 menjadi 1:2; Al-Quran sendiri mengakui revisi ini karena ada 'kelemahan' pada manusia, menunjukkan standar yang berubah dalam satu surat.

