Bacaan
TopikPetunjuk untuk Berperang (Ayat 45-49)
إِذْ يَقُولُ الْمُنَافِقُونَ وَالَّذِينَ فِي قُلُوبِهِمْ مَرَضٌ غَرَّ هَٰؤُلَاءِ دِينُهُمْ ۗ وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَإِنَّ اللَّهَ عَزِيزٌ حَكِيمٌ
(Ingatlah), ketika orang-orang munafik dan orang-orang yang ada penyakit di dalam hatinya berkata, "Mereka itu (orang mukmin) ditipu agamanya." (Allah berfirman), "Barang siapa bertawakal kepada Allah, ketahuilah bahwa Allah Mahaperkasa, Mahabijaksana."
Logical Fallacy
Ad Hominem / Pathologizing Opposition – Orang yang meragukan kemampuan Muslim disebut memiliki 'penyakit di dalam hatinya'. Menggunakan patologi (penyakit hati) untuk mendiskreditkan pandangan kritis adalah serangan karakter, bukan respons terhadap substansi keraguan tersebut.

