Bacaan
Asbabun Nuzul
Ayat ini turun mengenai mukjizat di Perang Badar saat Nabi Muhammad SAW melempar segenggam debu ke arah pasukan musuh yang membuat mata seluruh pasukan kafir kelilipan dan mereka kalah. Riwayat lain menyebutkan ini terkait lemparan/tusukan tombak Nabi yang membunuh Ubayy bin Khalaf di Perang Uhud. (Sumber: Asbab Al-Nuzul - Al-Wahidi) Dalam Perang Badar, sebagai suatu bentuk perlawanan kepada pasukanmusyrik, Rasulullah melemparkan kerikil-kerikil ke arah muka para musuh. Allah membuat lemparan itu sampai ke mata mereka, membuat mereka sangat terganggu. Pada peristiwa itu turunlah ayat ini. (Sumber: Asbabun Nuzul - Muchlis M. Hanafi)
TopikAturan dalam Peperangan (Ayat 15-19)
فَلَمْ تَقْتُلُوهُمْ وَلَٰكِنَّ اللَّهَ قَتَلَهُمْ ۚ وَمَا رَمَيْتَ إِذْ رَمَيْتَ وَلَٰكِنَّ اللَّهَ رَمَىٰ ۚ وَلِيُبْلِيَ الْمُؤْمِنِينَ مِنْهُ بَلَاءً حَسَنًا ۚ إِنَّ اللَّهَ سَمِيعٌ عَلِيمٌ
Maka (sebenarnya) bukan kamu yang membunuh mereka, melainkan Allah yang membunuh mereka, dan bukan engkau yang melempar ketika engkau melempar, tetapi Allah yang melempar. (Allah berbuat demikian untuk membinasakan mereka) dan untuk memberi kemenangan kepada orang-orang mukmin, dengan kemenangan yang baik. Sungguh, Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui.

