Al-Anfal (Rampasan Perang) Ayat 12

Bacaan

TopikPeristiwa Perang Badar (Ayat 5-14)

إِذْ يُوحِي رَبُّكَ إِلَى الْمَلَائِكَةِ أَنِّي مَعَكُمْ فَثَبِّتُوا الَّذِينَ آمَنُوا ۚ سَأُلْقِي فِي قُلُوبِ الَّذِينَ كَفَرُوا الرُّعْبَ فَاضْرِبُوا فَوْقَ الْأَعْنَاقِ وَاضْرِبُوا مِنْهُمْ كُلَّ بَنَانٍ

(8:12) (Ingatlah), ketika Tuhanmu mewahyukan kepada para malaikat, "Sesungguhnya Aku bersama kamu, maka teguhkanlah (pendirian) orang-orang yang telah beriman." Kelak akan Aku berikan rasa ketakutan ke dalam hati orang-orang kafir, maka pukullah di atas leher mereka dan pukullah tiap-tiap ujung jari mereka.360)

Catatan Depag

*360) Ini terjadi dalam peperangan, sasaran yang mematikan adalah leher. Tetapi apabila lawan memakai baju besi, sehingga sulit dikalahkan, maka tangannya yang dilumpuhkan, agar tidak dapat memegang senjata, seperti: pedang, tombak, dan lain-lainnya sehingga mudah ditawan.

Kritik

Terjemahan literal menyebut pukul/tebas leher-leher mereka, tetapi DEPAG menerjemahkannya sebagai 'pukullah batang leher mereka'. Kata 'pukul' tidak mengandung makna pemenggalan/penyembelihan yang terkandung dalam 'strike the necks' dalam konteks perang Arab kuno (yang berarti pemenggalan kepala). DEPAG menghindari istilah yang lebih keras seperti 'tebas' atau 'penggal'.

Cacat Logika

Affirming the Consequent - Ayat 12-14 menggunakan struktur logika yang keliru: jika menentang Allah dan Rasul, maka akan dihukum; orang-orang ini dihukum, jadi mereka pasti menentang Allah dan Rasul.

Moral

(8:12): Menginstruksikan kekerasan fisik yang amat sadis dan spesifik dengan memerintahkan malaikat (dan memotivasi umatnya) untuk memenggal leher dan memotong tiap-tiap ujung jari musuh-musuh agama.