Bacaan
TopikPeristiwa Perang Badar (Ayat 5-14)
كَمَا أَخْرَجَكَ رَبُّكَ مِنْ بَيْتِكَ بِالْحَقِّ وَإِنَّ فَرِيقًا مِنَ الْمُؤْمِنِينَ لَكَارِهُونَ
Sebagaimana Tuhanmu menyuruhmu pergi dari rumahmu dengan kebenaran,358) meskipun sesungguhnya sebagian dari orang-orang yang beriman itu tidak menyukainya,
Catatan Depag
*358) Menurut Al-Maragi, Allah mengatur pembagian harta rampasan perang dengan benar, sebagaimana Allah menyuruhnya pergi dari rumah (di Madinah) untuk berperang ke Badar dengan benar pula. Menurut Al-Ma'bari, Keluar dari rumah dengan maksud berperang.
Logical Fallacy
Divine Command Fallacy – Perintah berperang dilegitimasi dengan label 'dengan kebenaran (bil-haqq)' dari Allah, sehingga tidak dapat dipertanyakan. Ini adalah Divine Command Theory yang bermasalah: apapun yang diperintahkan Allah otomatis menjadi 'kebenaran', meskipun bertentangan dengan etika universal.
Contradiction
QS 8:5 menyatakan Allah memerintahkan perang meski sebagian mukmin tidak suka. QS 2:216 menyatakan 'diwajibkan atasmu berperang padahal itu tidak menyenangkan'. Bertentangan dengan QS 2:256 'tidak ada paksaan dalam agama' — perang sebagai kewajiban paksa kontradiktif dengan prinsip kebebasan beragama.

