Bacaan
TopikPembukaan dan Harta Rampasan Perang (Ayat 1-4)
إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ الَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ اللَّهُ وَجِلَتْ قُلُوبُهُمْ وَإِذَا تُلِيَتْ عَلَيْهِمْ آيَاتُهُ زَادَتْهُمْ إِيمَانًا وَعَلَىٰ رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ
Sesungguhnya orang-orang yang beriman adalah mereka yang apabila disebut nama Allah357) gemetar hatinya, dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka, bertambah (kuat) imannya dan hanya kepada Tuhan mereka bertawakal,
Catatan Depag
*357) Menyebut sifat-sifat yang mengagungkan dan memuliakan-Nya.
Kritik
(8:2) Pada teks lapisan bawah (lower text) manuskrip Palimpsest Sana'a (Folio 4 verso), terdapat perbedaan pilihan kata. Teks Sana'a menggunakan kata fariqat sebagai ganti dari teks standar Utsmani wajilat, dan menggunakan ayatuna (ayat-ayat kami) sebagai ganti dari ayatuhu (ayat-ayat-Nya). (Tidak dicantumkan) (8:2) Naskah bawah (palimpsest) Manuskrip Sanaa Folio 4 membuktikan ketidakstabilan teks awal; tertulis "fariqat" bukan teks standar "wajilat", serta "ayatuna" (ayat-ayat Kami) bukan "ayatuhu" (ayat-ayat-Nya). (Tidak dicantumkan)
Logical Fallacy
No True Scotsman Fallacy - Ayat 2-4 mendefinisikan orang beriman sejati dengan kriteria spesifik, mengecualikan siapapun yang tidak memenuhi kriteria tersebut meskipun mengaku beriman.

